File Konfigurasi Utama Linux (Ubuntu)


ada 4 buah file konfigurasi utama dalam linux yaitu:

1. File /etc/issue

File ini berisi pesan untuk ditampilkan pada login prompt(hanya dapat dilihat di terminal(ctrl+alt+F1 sampai F6)).

kita dapat menampilkan pesan untuk user disini sebelum user tersebut login ke sistem. Hak akses untuk merubah isi dari file /etc/issue/ ini hanya diberikan kepada user root (super user).

berikut adalah isi dari file /etc/issue

\l = nama dari tty saat ini.

\m = identifier arsitektur mesin, misalnya, i686.

\n = nodename dari mesin, juga dikenal sebagai nama host.

anda dapat mengubah file ini dengan mengetikkan perintah sudo gedit /etc/issue pada terminal. File issue dapat berisi urutan karakter tertentu untuk menampilkan berbagai informasi. Semua rangkaian issue berisi backslash (\) langsung diikuti oleh salah satu huruf.

b Masukkan baudrate dari baris saat ini.
d Masukkan tanggal saat ini.
s Masukkan nama sistem, nama dari sistem operasi.
l  Masukkan nama dari tty saat ini.
m Masukkan identifier arsitektur mesin, misalnya, i686.
n Masukkan nodename dari mesin, juga dikenal sebagai nama host.
o Masukkan nama domain dari mesin.
r Masukkan nomor rilis dari kernel, misalnya, 3.0.0-14-generic.
t Masukkan waktu saat ini.
u Masukkan jumlah pengguna saat login
U Masukkan string “1 pengguna” atau “pengguna <n>” mana <n> adalah jumlah pengguna saat login
v Masukkan versi dari OS, misalnya, build-date dll.

2. File /etc/motd

Isi dari file ini akan ditampilkan setelah user sukses melakukan login.

file ini dapat anda ubah dengan mengetikkan perintah sudo gedit /etc/motd pada terminal. Barikut isi dari file /etc/motd:

3. File /etc/profile

File ini berisi sheel script yang berlaku untuk seluruh pengguna sistem, file ini akan dijalankan pada saat user login ke sistem. Berikut ini contoh isi dari file /etc/profile :

# /etc/profile: system-wide .profile file for the Bourne shell (sh(1))
# and Bourne compatible shells (bash(1), ksh(1), ash(1), …).

if [ -d /etc/profile.d ]; then
for i in /etc/profile.d/*.sh; do
if [ -r $i ]; then
. $i
fi
done
unset i
fi

if [ “$PS1” ]; then
if [ “$BASH” ]; then
# The file bash.bashrc already sets the default PS1.
# PS1=’\h:\w\$ ‘
if [ -f /etc/bash.bashrc ]; then
. /etc/bash.bashrc
fi
else
if [ “`id -u`” -eq 0 ]; then
PS1=’# ‘
else
PS1=’$ ‘
fi
fi
fi

4. File Konfigurasi /etc/rc.local

Isi dari file ini adalah perintah-perintah tambahan yang akan dijalankan ketika komputer pertama kali booting. Isi dari file /etc/rc.local kurang lebih sebagai berikut :

Iklan
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: