Variable Pemrograman C (1)


Menurut lingkupnya variable dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut:

1. Variable Global

variable global adalah variable yang dideklarasikan di luar fungsi, baik fungsi utama maupun fungsi pendukung lainnya. Berikut contoh penggunaanya dalam program (pada contoh ini ex8.c[gunakan text editor untuk menuliskan kode]).

#include <stdio.h>
//mendeklarasikan variable global dan memasukkan nilai ke dalam variable x dengan nilai 10
int x = 10;
//Mendefinisikan fungsi lain dengan nama tampil()
void tampil()
{
printf(“Nilai x yang dipanggil dari fungsi tampil() \t: %d\n”,x);
}
//fungsi utama
int main()
{

    //Melakukan pemanggilan terhadap fungsi tampil()
tampil();
printf(“Nilai x yang dipanggil dari fungsi main() \t: %d\n”,x);
return 0;
}

Lakukan kompilasi pada program dengan menggunakan perintah:

gcc -o ex8 ex8.c

Kemudian jalankan program dengan menggunakan perintah:

./ex8

Kurang lebih akan terlihat seperti pada gambar di bawah ini:

dari hasil tersebut dapat dilihat bahwa variable x bersifat global, artinya dapat dikenali dan dapat diakses oleh setiap fungsi yang terdapat dalam program (dalam hal ini fungsi main() dan fungsi tampil()).

2. Variable Lokal

Berbeda dengan variable global, variable lokal ini dideklarasikan di dalam sebuah fungsi dan hanya dapat dikenali dan diakses oleh fungsi itu saja. Dengan kata lain, sebuah fungsi tidak dapat mengenali dan mengakses variable yang dideklarasikan pada fungsi lainnya.

Berikut contoh penggunaanya dalam program (pada contoh ex9.c)

#include <stdio.h>
void fungsi1(){
    //deklarasi variable x yang bersifat lokal
    int x = 12;
    printf(“x pada fungsi1 = %d\n”,x);    
}
void fungsi2(){
    //deklarasi variable x yang bersifat lokal
    int x;
    //deklarasi variable y yang bersifat lokal
    int y = 50;
    x = 35;
    printf(“x pada fungsi2 = %d\n”,x);
    printf(“y pada fungsi2 = %d\n”,y);
}
main()
{
    //Melakukan pemanggilan terhadap fungsi1() dan fungsi2()
    fungsi1();
    fungsi2();
    return 0;
}

Lakukan kompilasi pada program dengan menggunakan perintah:

gcc -o ex9 ex9.c

Kemudian jalankan program dengan menggunakan perintah:

./ex9

Maka hasilnya akan terlihat seperti gambar di bawah ini:

Nilai y yang terdapat dalam fungsi2() hanya dikenali oleh fungsi2() saja sedangkan fungsi1() dan fungsi main() tidak dapat mengenalinya. Begitupun dengan variable x yang dimiliki oleh fungsi1() dan fungsi2(), keduanya merupakan variable yang berbeda dan hanya dikenali dalam fungsi bersangkutan saja.

Iklan
  1. Juli 4th, 2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: