Setting Environment Variables MySQL


Environment variables dapat diatur pada command prompt untuk mempengaruhi pemanggilan saat ini perintah prosesor anda, atau diatur secara permanen untuk mempengaruhi pemanggilan berikutnya. Untuk mengatur variabel secara permanen, anda dapat mengaturnya dalam file startup atau dengan menggunakan antarmuka yang disediakan oleh sistem anda untuk tujuan ini.

Untuk menentukan nilai sebuah environment variable, gunakan sintaks yang tepat untuk perintah prosesor anda. Sebagai contoh, pada Windows, anda dapat mengatur USER variabel untuk menentukan nama akun MySQL anda. Untuk melakukannya, gunakan sintaks ini:

SET USER=your_name

Sintaks di Unix tergantung pada shell anda. Misalkan anda ingin menentukan nomor port TCP/IP nomor port menggunakan variabel MYSQL_TCP_PORT. Sintaks umum (seperti untuk sh, ksh, bash, zsh, dan sebagainya) adalah sebagai berikut:

MYSQL_TCP_PORT=3306
export MYSQL_TCP_PORT

Perintah pertama menetapkan variabel, dan perintah export mengekspor variabel ke shell environment sehingga nilainya menjadi dapat diakses MySQL dan proses lainnya.

Untuk csh dan tcsh, gunakan setenv untuk membuat variabel shell tersedia untuk environment:

setenv MYSQL_TCP_PORT 3306

Perintah untuk mengatur environment variables dapat dijalankan pada command prompt anda untuk segera diberlakukan, namun pengaturan bertahan hanya sampai anda log out. Untuk memiliki pengaturan berlaku setiap kali anda log in, gunakan antarmuka yang disediakan oleh sistem anda atau menempatkan perintah yang sesuai atau perintah dalam file startup dimana command interpreter anda membacanya setiap kali dimulai.

Pada Windows, anda dapat mengatur environment variables menggunakan Control Panel System (di bawah Advanced).

Pada Unix, file startup shell umum adalah. bashrc atau. bash_profile untuk bash, atau .tcshrc untuk tcsh.

Misalkan program MySQL anda telah terinstal di /usr/local/mysql/bin dan anda ingin membuatnya mudah untuk memanggil program ini. Untuk melakukan hal ini, tetapkan nilai PATH environment variable untuk dimasukkan direktori tersebut. Misalnya, jika shell anda adalah bash, tambahkan baris berikut ke file bashrc anda:

PATH=${PATH}:/usr/local/mysql/bin

Jika shell anda tcsh, tambahkan baris berikut ke file .tcshrc anda:

setenv PATH ${PATH}:/usr/local/mysql/bin

Jika file startup yang sesuai tidak ada dalam direktori home anda, buatlah dengan editor teks.

Setelah memodifikasi pengaturan PATH anda, membuka jendela konsol baru pada Windows atau masuk lagi pada Unix, sehingga pengaturan mulai berlaku.

Iklan
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: